Kamis, 08 Januari 2009

ARTIAN

Bukankah engkau yang telah membasuh harap-demi harap,
Mengusap luka demi luka menawarkan bahagia,
Membelai jiwa yang terletih
Mendekap hati yang terkosong
Lalu dimanakah hatimu kini?
Apakah sudimu juga pergi meninggalkanku?
Hati ini kosong, semua yang ada melenggang pergi
Menyisakan rindu yang tak bertuan.

Ingatkah engkau saat jantung ini berdetak keras
Ketika senyum itu sengaja kau ciptakan untukku
Dan memang hanya untukku
Aku tak merasakan hidup lagi, semua terasa begitu ringan
Melayang kearahmu semua keikhlasan
Memberikan arti atas kelahiranku.

Harus kubawa kemana luka-luka ini?
Satu-satunya jalan yang kutahu telah tertutup
Begitu rapat memaksa kebodohanku terbaring disudutnya
Disinilah tempat dimana aku,
Kehilangan arti atas kelahiranku.




Tidak ada komentar:

Pengikut