CUMA SEPI
Lirih nada-nada kepedihan,
Nyanyian pelan yang parau dari kejauhan
Mengiris tipis-tipis ketabahan nurani
Menggugurkan segenap sisa-sisa keberanian
Siapa yang berani memeluk harapanku?
Cuma sepi ................
Ketiadaan jejak nuansa yang indah
Termakan gusar dan sejuta gerutu
Diam namun tidak selayaknya diam
Benci namun tidak seadanya benci
Siapa yang berani memeluk harapanku?
Cuma sepi ................
Untuk kepergianmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar